45 Anggota DPR Papua Pegunungan Periode 2024–2029 Resmi Diambil Sumpah Janji

WAMENA – Sebanyak 45 anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Provinsi Papua Pegunungan periode 2024–2029 resmi diambil sumpah/janjinya dalam Sidang Paripurna Pengucapan Sumpah/Janji Anggota DPR Papua Pegunungan yang digelar di Gedung Aithosa GKI Wamena, Jumat (8/11/2024).

45 Anggota DPR Papua Pegunungan setelah mengambil sumpah janji (Humas Sekwan)

Prosesi pengambilan sumpah/janji anggota DPR Papua Pegunungan dipimpin oleh Ketua Pengadilan Tinggi Jayapura, Amin Suntikno, SH., MH. dan dihadiri oleh Penjabat Gubernur Papua Pegunungan beserta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh masyarakat, serta keluarga anggota dewan yang dilantik.

Pelantikan ini menandai terbentuknya lembaga legislatif Provinsi Papua Pegunungan secara resmi, setelah para anggota DPR Papua Pegunungan terpilih melalui Pemilihan Umum Legislatif Tahun 2024. Para anggota dewan tersebut akan menjalankan tugas sebagai wakil rakyat selama masa jabatan lima tahun ke depan, yakni periode 2024–2029.

Dalam komposisi kursi DPR Papua Pegunungan, Partai NasDem memperoleh jumlah kursi terbanyak dengan 11 kursi, diikuti oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Demokrat masing-masing 5 kursi. Sementara PDI Perjuangan dan Partai Perindo masing-masing memperoleh 4 kursi, serta Partai Gerindra dan Partai Golkar masing-masing 3 kursi. Selain itu, sejumlah partai lain seperti PAN, PKN, PSI, PKB, Partai Gelora, dan Partai Garuda juga berhasil memperoleh kursi di DPR Papua Pegunungan.

Penjabat Gubernur Papua Pegunungan dalam sambutan Menteri Dalam Negeri yang dibacakan pada kesempatan tersebut berharap para anggota DPR Papua Pegunungan yang baru dilantik dapat menjalankan amanah rakyat dengan penuh tanggung jawab. DPR Papua Pegunungan diharapkan mampu menjalankan fungsi kelembagaan secara optimal, terutama dalam pembentukan peraturan daerah, penyusunan anggaran, serta fungsi pengawasan terhadap jalannya pemerintahan daerah.

Sementara itu, Ketua Sementara DPR Papua Pegunungan, Yos Elopere, menyampaikan bahwa pelantikan anggota DPR Papua Pegunungan periode ini merupakan tonggak sejarah penting bagi perjalanan demokrasi di provinsi yang baru terbentuk tersebut.

Menurutnya, para anggota dewan yang dilantik memiliki tanggung jawab besar untuk meletakkan fondasi kelembagaan DPR Papua Pegunungan, termasuk membentuk fraksi-fraksi, menyusun rancangan tata tertib dewan, serta mempersiapkan proses pemilihan pimpinan DPR secara definitif.

Dengan dilantiknya 45 anggota DPR Papua Pegunungan tersebut, diharapkan lembaga legislatif daerah dapat menjalankan fungsi dan perannya secara optimal dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat serta mendukung penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan di Provinsi Papua Pegunungan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *